Lompat ke konten

perjuangan kemerdekaan

Sebuah Pesan untuk Anakku Kelak

Untuk anakku yang belum terlahir,

Indonesia adalah negeri sejuta karunia dari Tuhan. Dari ujung barat ke timur, dari udara sampai menembus ke buminya, akan Kau temui karunia. Manusia-manusianya pun dikenal sebagai bangsa ramah dan santun dari Timur. Selalu menyambut ramah tamu yang masuk, menjaga kehormatan tamunya.

Tapi Nak, segala yang disebut karunia itu seakan menjelma menjadi kutukan. Negeri ini selalu menjadi rebutan. Bangsa-bangsa asing yang terkesima dengan kekayaan bumi nusantara ini, yang terheran-heran dengan keramahan penduduknya, menjadi silap. Mereka tidak ingin sekedar bertransaksi biasa, mereka ingin berkuasa.  Dan para pendahulu kita yang menyadari niat jahat tamu asing telah berjuang, dengan setiap bulir nyawa yang mereka miliki menyongsong kematian.

Selengkapnya »Sebuah Pesan untuk Anakku Kelak

Reviu Novel Haji Murad

buku_Haji-Murad_

Judul Novel: Haji Murad

Pengarang: Leo Tolstoy

Penerbit: Serambi Ilmu Semesta

Tahun Terbit: Juli 2013

Kota Terbit: Jakarta

Jumlah Halaman: 238

“Kukira kau tidak pernah takut dengan apapun.”

“Setelahnya tidak pernah. Sejak itu, aku selalu mengingat rasa malu itu dan, ketika mengingatnya, aku tidak takut apa-apa lagi.

Novel ini mengisahkan kepahlawanan Muslim Kaukasus dengan Haji Murad sebagai tokohnya melawan penjajahan Rusia yang ketika itu masih dibawah pemerintahan monarki Tsar Nicholas. Bercerita tentang militansi pejuang Muslim, faksi-faksi dalam gerakan perjuangan, sampai intrik politik pada pihak Rusia.

Selengkapnya »Reviu Novel Haji Murad