pergaulan

Jaga Pergaulanmu agar tetap Positif

lingkungan pergaulanSeperti kita tahu bahwa ada ungkapan: “Perumpamaan teman yang shalih dengan yang buruk itu seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Berteman dengan penjual minyak wangi akan membuatmu harum karena kamu bisa membeli minyak wangi darinya atau sekurang-kurangnya mencium bau wanginya. Sementara berteman dengan pandai besi akan membakar badan dan bajumu atau kamu hanya akan mendapatkan bau tidak sedap“, seperti itulah kuatnya lingkungan pergaulan kepada sikap dan karakter kita.
Jika kita bergumul dengan orang-orang yang memancarkan aura negatif seperti suudhzonan, paranoid, curigaan dan sikap negatif lainnya, lebih kurang kita akan memiliki sikap yang sama dengan mereka. Bergaul dengan orang-orang seperti itu, apalagi dengan intens, akan mematikan potensi kita. Kita tidak akan berkembang. Kita akan melambat, terhambat dan tertekan oleh aura negatif yang mereka keluarkan. Sikap kita akan menjadi sama dengan mereka karena alur pikiran kita akan menyesuaikan dengan mereka, alur pikiran yang negatif. Saya berkata begini karena saya sendiri telah merasakannya. Dimana saat kita akan berbuat lebih untuk sesuatu yang lebih baik kita akan “dimatikan” dengan larangan dan intervensi dari mereka, dengan sikap meremehkan dan perlakuan yang seolah berkata “kamu tidak bisa melakukan itu”, “itu salah”, dan yang paling parah adalah “kamu jangan buka masalah baru deh”.
Selengkapnya »Jaga Pergaulanmu agar tetap Positif