Lompat ke konten

yogadwipa.com

Sebuah Pesan untuk Anakku Kelak

Untuk anakku yang belum terlahir,

Indonesia adalah negeri sejuta karunia dari Tuhan. Dari ujung barat ke timur, dari udara sampai menembus ke buminya, akan Kau temui karunia. Manusia-manusianya pun dikenal sebagai bangsa ramah dan santun dari Timur. Selalu menyambut ramah tamu yang masuk, menjaga kehormatan tamunya.

Tapi Nak, segala yang disebut karunia itu seakan menjelma menjadi kutukan. Negeri ini selalu menjadi rebutan. Bangsa-bangsa asing yang terkesima dengan kekayaan bumi nusantara ini, yang terheran-heran dengan keramahan penduduknya, menjadi silap. Mereka tidak ingin sekedar bertransaksi biasa, mereka ingin berkuasa.  Dan para pendahulu kita yang menyadari niat jahat tamu asing telah berjuang, dengan setiap bulir nyawa yang mereka miliki menyongsong kematian.

Selengkapnya »Sebuah Pesan untuk Anakku Kelak

Kutipan-kutipan yang Patut Direnungi dari Bumi Manusia

Bumi Manusia, Tetralogi Buru, Pramoedya Ananta Toer

Bumi Manusia, Cetakan Ketiga, Hasta Mitra, 1980.

Bumi manusia adalah salah satu bagian dari tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer. Bercerita mengenai minke dan ber-setting waktu pada akhir abad 19 di Indonesia zaman kolonialisme Belanda, yang menggambakan situasi sosial budaya yang terjadi saat itu. Seperti kita ketahui, minke yang merupakan tokoh utama dalam cerita ini adalah imajinasi Pram terhadap tokoh yang benar-benar ada, salah satu tokoh pejuang pergerakan nasional modern di Indonesia Raden Tirto Adi Suryo.

Dari sini juga dapat dilihat keluasan pengetahuan Pram terkait setiap aspek dalam cerita, yang diwakilkan oleh dialog setiap tokohnya. Berikut adalah beberapa kutipan yang menurut saya patut direnungkan dan masih relevan sampai saat ini:Selengkapnya »Kutipan-kutipan yang Patut Direnungi dari Bumi Manusia

Bening Mata Air dari Gus Mus

mencari bening mata air gus mus

Judul Buku: Mencari Bening Mata Air, Renungan A. Mustofa Bisri

Penerbit: Penerbit Buku Kompas

Tahun Terbit: Agustus, 2009

Kota Terbit: Jakarta

Jumlah Halaman: viii+152 halaman

Titik-Titik Hujan

Titik-titik hujan terus

Mengetuk-ngetuk malam dinginku

 

Mengabarkan kesedihan langit

Sekali-kali kulihat kilat

Matanya yang geram tajam

Menyeruak pekat

 

Seperti mencariku hendak menikam

Hatiku yang kecil kecut

 

Kupeluk diriku kencang-kencang

Dalam gigil yang semakin dahsyat

 

Tuhan, selimutilah aku

Dengan rahmatMu.

Selengkapnya »Bening Mata Air dari Gus Mus

Apa Itu Ritel?

superindo.co.id

Ritel atau Retail dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Prancis Retailler yang artinya memotong atau memecah sesuatu. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, ritel bisa kita temukan artinya pada kata eceran yang berarti secara satu-satu; sedikit-sedikit (tentang penjualan atau pembelian barang); ketengan. Menurut Philip Kotler , salah satu pakar manajemen pemasaran dunia, ritel adalah semua aktivitas dalam penjualan barang atau jasa kepada konsumen akhir, yang digunakan untuk kebutuhan pribadi, bukan bisnis.

Sebuah supermarket tempat biasa ibu kita belanja bulanan, toko kelontong milik tetangga tempat kita membeli camilan atau bahkan tempat potong rambut langganan kita adalah termasuk ritel. Atau ketika masuk bulan Ramadhan, pakaian yang kita beli baik secara online atau di kawasan distro Tebet adalah ritel. Yang artinya, produk bisnis ritelSelengkapnya »Apa Itu Ritel?