4 Tips agar tidak Salah Membeli Buku

12books12months.com

12books12months.com

Berawal dari keinginan untuk merapikan koleksi buku di lemari, aku menemukan beberapa buku yang membuatku bingung kenapa dulu bisa sampai membelinya. Aku pegangi satu persatu buku tersebut dan mencoba mengingat kembali alasan membelinya. Beberapa buku yang aku beli adalah karya dari para motivator yang waktu itu sedang terkenal. Sisanya terdiri dari buku teknis dari yang aku kira akan menjadi profesiku seumur hidup, dan (yang aku kira) buku agama. Aku menumpuk dan memisahkan buku-buku tersebut. Banyak dari buku itu yang tidak kubaca sampai selesai karena gaya penulisannya membosankan dan ceritanya sudah tidak menarik lagi. Sisanya adalah buku yang isinya tidak sesuai dengan ekspektasi ketika dulu membelinya.  Padahal tumpukan buku itu adalah bentuk pemborosan dari ruang, uang, dan waktu. Dari masalah tersebut, aku belajar beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam membeli buku terulang.
  •  Pilih sesuai selera
Pilih buku yang menawarkan cerita atau isi yang memang sesuai dengan selera. Kamu sukanya cerita ringan dan menghibur? Pilih novel humor. Kamu remaja yang ingin membaca cerita yang relate sama kamu? Baca novel metropop. Kalau ada orang yang mengejek pilihan buku kamu? Hiraukan saja. Seperti makanan, selera bacaan orang juga berbeda-beda. Toh, kamu membeli buku dengan uang sendiri, bukan dengan uang mereka.
  • Pilih sesuai masalah yang sedang dihadapi
Jika kita belum memiliki selera bacaan tertentu, carilah buku yang menawarkan solusi dari masalah yang sedang dihadapi. Misalnya kamu kuliah di jurusan akuntansi dan merasa kurang menguasai cara mengoperasikan Microsoft Excel versi terbaru, kamu bisa pilih buku yang memberi panduan untuk belajar dan menguasainya.
  • Pilih yang bisa meningkatkan skill yang diinginkan
Kita juga bisa memilih buku yang berisi cara menguasai skill yang diinginkan. Misalnya kalau kamu sudah menguasai kemampuan Microsoft Excel untuk tingkat pemula dan ingin menguasai kemampuan untuk tingkat yang lebih tinggi lagi, kamu bisa mencari buku tentang Microsoft Excel for Advanced Level. Atau, kita bisa juga memilih buku yang berisi tentang cara mempelajari skill yang sama sekali belum dikuasai. Misalnya kamu yang tidak memiliki pengetahuan dan skill untuk menyunting video, menangkap peluang kerja paruh waktu menjadi Editor Video. Kamu bisa mulai membeli buku yang dapat membantumu mempelajari dan menguasai teknik-teknik menyunting video.
  • Pilih dari daftar buku yang direkomendasikan
Daftar buku yang direkomendasikan dapat kita dapatkan dari internet, bisa dari website toko buku, dari Goodreads, atau ulasan dari blog yang khusus membaca tentang dunia literasi. Rekomendasi buku juga bisa didapatkan dari teman atau saudara yang memiliki hobi membaca atau memiliki wawasan yang bagus. Jadilah kegiatan menyortir koleksi buku ini sebagai latihan untuk hidup lebih minimalis. Aku berencana memberikan buku-buku hasil sortir ini ke taman bacaan umum atau perpustakaan warga. Semoga jadi lebih bermanfaat di tempat mereka.

4 tanggapan pada “4 Tips agar tidak Salah Membeli Buku”

  1. Hallo mas yoga.

    hmm, pilih sesuai masalah yang dihadapi ini menarik juga. Apakah itu kemungkinan yg membuat org2 sekarang suka sama buku2 self improvement, karena banyak masalah yg dihadapi terkait dengan pengembangan diri orang zaman kini kah? hihi, aku pernah curious ttg ini, pas kmrn untuk kali pertama sejak pandemi aku ke toko buku dan menemui etalase yg penuh dengan buku2 pengembangan diri.

  2. Kalau saya sering justru kadang nyoba beli (atau biasanya cuma pinjem) buku yg bukan selera, biar nyobain sesuatu yg baru. Atau kadang asal ambil aja, meski biasanya berlaku buat buku fiksi.

    Kalau buku tutorial teknis justru saya jarang beli dan punya, kayak Excel atau editing video gitu, soalnya sekarang mah udah banyak di internet kalau mau belajar. Lebih suka ngoleksi buku sejarah dan sosial budaya.

    1. sy terkadang jg memberanikan diri membeli buku yg bukan selera, tapi kebanyakan hasilnya memang kembali kepada “memang bukan seleraku”, hehe. masukan bung untuk pinjem buku yg bukan selera kita, akan sy coba, tks 🙂

      btw, sy jg baru mengoleksi buku sejarah, semoga sy berkesampatan membaca ulasan buku sejarah di blogmu bung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *