Mencicipi Ketan Susu Legendaris

Halo semua! Sudah lama sekali tidak ngeblog sejak tulisan terakhir untuk memperingati hari pahlawan (baca disini). Kali ini, saya akan menulis dengan tema yang agak berbeda dari tulisan-tulisan sebelumnya: tentang kuliner.
Sebenarnya sudah lama saya mendengar tentang tempat ini dari teman saya. Tapi saat beberapa kesempatan teman-teman kuliner disini, saya tidak bisa ikut. Sebenarnya saya juga tidak begitu tertarik dengan ketan susu atau ‘tansu’ -begitu cara teman saya menyebut kuliner ini-.
“Kalau sekedar ketan susu sih dimana aja di Jakarta bisa didapet” pikir saya.
Kali ini, karena malam minggu dan memang sudah lama tidak kumpul dengan teman-teman ini saya iyakan ajakan mereka untuk kuliner tansu.

Ternyata tempatnya tidak begitu jauh, yaitu di Kemayoran. Bayangan saya sebelumnya, tempat tansu ini berupa tenda khas pedagang kaki lima. Ternyata bukan. Tempatnya berada di warung permanen tepat di depan gang.
image
Dan situasinya? Sangat amat ramai pembeli! Bahkan saking ramainya, pembeli yang tidak kebagian tempat duduk di dalam harus rela makan di tengah jalan, di tapal batas jalan.
image
image
Menurut teman saya yang sudah biasa makan disini, ketan susu kemayoran adalah pelopor kuliner ketan susu di Jakarta. Memang saat ini ada banyak tempat makan ketan susu, dan ketan susu pun telah menjadi makanan yang umum buat masyarakat Jakarta. Tapi tetap, afdhol-nya kalau makan ketan susu Kemayoran.
image
image
image
Uniknya ketan susu kemayoran ini berlauk tempe goreng. Agak aneh menurut saya karena makanan manis dikombinasikan dengan makanan asin dalam satu piring. Rasa ketannya memang lembut dan manis susunya sangat terasa. Tapi secara keseluruhan, menurut selera saya rasanya standar saja. Untuk harganya sendiri sangat nyaman di kantong: Rp 7.000 untuk 1 porsi ketan susu, tempe goreng dan teh hangat.
Walaupun tempatnya sederhana, tapi saya menikmati makan disini karena suasananya sangat merakyat. Parkir motor pun aman disini. Buat kalian yang bosen nongkrong di kafe atau mall, cobalah kesini. Daripada ngeluarin duit buat nongkrong di tempat yang bukan punya bangsa sendiri, mending belanjakan duit kita di usaha rakyat asli Indonesia kayak gini.
Tetap nongkrong dan cintai kuliner lokal Indonesia!

11 tanggapan pada “Mencicipi Ketan Susu Legendaris”

  1. Jadi, apakah mungkin keistimewaannya itu adalah bisa nongkrong bareng temen-temen gitu kali ya. Atau merk susu kental manisnya yang bikin beda.. #mbuh belum pernah nyoba

      1. Pingback: Gara-gara Mujigae Resto | Perjalanan Menuju Makna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *