Apa Itu Ritel?

superindo.co.id

Ritel atau Retail dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Prancis Retailler yang artinya memotong atau memecah sesuatu. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, ritel bisa kita temukan artinya pada kata eceran yang berarti secara satu-satu; sedikit-sedikit (tentang penjualan atau pembelian barang); ketengan. Menurut Philip Kotler , salah satu pakar manajemen pemasaran dunia, ritel adalah semua aktivitas dalam penjualan barang atau jasa kepada konsumen akhir, yang digunakan untuk kebutuhan pribadi, bukan bisnis.

Sebuah supermarket tempat biasa ibu kita belanja bulanan, toko kelontong milik tetangga tempat kita membeli camilan atau bahkan tempat potong rambut langganan kita adalah termasuk ritel. Atau ketika masuk bulan Ramadhan, pakaian yang kita beli baik secara online atau di kawasan distro Tebet adalah ritel. Yang artinya, produk bisnis ritel adalah dimana barang atau jasa yang kita beli, manfaatnya untuk dikonsumsi sendiri.

Dalam ranah industri lain, seperti perbankan dan obligasi (surat berharga/keuangan) dikenal juga istilah ritel. Seperti misalnya ada segmen bank ritel, dimana fokusnya adalah pada para nasabah akhir. Begitu juga di industri keuangan, terdapat penjualan obligasi ritel yang sasarannya bukan merupakan institusi atau korporasi, tetapi pada masyarakat biasa, seperti PNS, ibu rumah tangga dan sebagainya.

Bisnis ritel menjadi berkembang pesat ketika dijalankan di wilayah dengan jumlah penduduk yang besar, dan pendapatan per kapita antara middle-low sampai middle-high. Bahkan, di negara yang tergolong maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, perusahaan ritelnya termasuk dengan perusahaan yang omsetnya terbesar, bersaing dengan perusahaan minyak dan gas ataupun otomotif.

2 tanggapan pada “Apa Itu Ritel?”

  1. Pingback: 3 Profesi Kekinian yang Menjanjikan di Era Digital – Perjalanan Menuju Makna

  2. Pingback: Mengenal Fast Moving Consumer Goods - Manajemen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *